Baca Berita

Kayonan Asta Berata, Visualisasikan Kepemimpinan Bali

Oleh : kpukarangasem | 26 November 2017 | Dibaca : 305 Pengunjung

Amlapura,kpu_karangasemkab.go.id

Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada serentak 2018 di Kabupaten Karangasem dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan tonggak awal tahapan pemilihan pemimpin Bali. Warga yang sejak dua bulan terakhir dibayangi situasi kurang aman akibat ancaman erupsi Gunung Agung, seakan melupakan sejenak kekhawatiranya. Mereka tampak larut dalam suasana menikmati suguhan pragmentari peluncuran Kayonan Asta Berata sebagai maskot pemilihan gubenur dan Wakil Gubenur yang sudah memasuki hitungan bulan. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karangasem mengemasnya dengan menampilkan kesenian khas yakni genjek dan doa bersama lintas agama. Penari dan penabuh gamelan dengan apik memainkan peran masing-masing memvisualisasikan makna 8 sifat kepemimpinan yang dikenal dengan ajaran Asta Berata. Dalam Kitab Ramayana karangan Rsi Walmiki digambarkan saat Sri Rama menasehati saudaranya Bharata dengan wejangan kewajiban seorang pemimpin untuk mensejahterakan rakyatnya. “Sekaligus mengajak masyarakat untuk tidak larut dalam situasi ketidakpastian menghadapi penomena alam yang melanda,”ungkap Ketua KPU Karangasem I Made Arnawa dalam sambutanya di panggung terbuka Taman Kota Amlapura,(25/11) malam. Memilih pemimpin lanjut Arnawa adalah sebuah keberanian untuk menentukan masa depan dengan harapan menuju arah yang lebih baik. Salah satu cara untuk mewujudkanya dengan mempercayakan amanah kepada salah satu calon yang berlaga dalam pemungutan suara 27 Juni mendatang. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri yang hadir bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa didampingi jajaran sekretariat Pemkab Karangasem dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta undangan lainya menghimbau masyarakat memberikan dukungan kepada penyelenggara agar dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan perundangan. “Jajaran pemerintah agar ikut aktif melakukan sosialisasi ke masyarakat agar mau menyalurkan hak suaranya saat pemungutan suara,”ujarnya. Kordinasi dan komunikasi segenap pemangku kepentingan diharapkan mampu mewujudkan pilkada berintegritas agar dapat melahirkan pemimpin yang mampu mengayomi masyarakat.(rah)


Oleh : kpukarangasem | 26 November 2017 | Dibaca : 305 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Hubungi Kami
KPUKarangasem Skype Meâ„¢!
Skype Meâ„¢!
Jajak Pendapat
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Website Resmi KPU Karangasem?
Twitter