Baca Berita

Status Gunung Agung Dikhawatirkan Pengaruhi Komposisi Dapil

Oleh : kpukarangasem | 12 Desember 2017 | Dibaca : 384 Pengunjung

Status Gunung Agung Dikhawatirkan Pengaruhi Kompoisisi Dapil Amlapura, kpu_karangasemkab.go.id Setatus awas bencana Gunung Agung dikhawatirkan akan mempengaruhi kehidupan politik masyarakat Karangasem. Dengan ditetapkanya Kawasan Rawan Bencana radius 10 kilometer dari puncak kawah memaksa warga di 22 desa yang terdampak langsung harus diungsikan. Daerah tujuan pengungsi yang tersebar di luar wilayah kabupaten tentu akan mempengaruhi angka penduduk di Karangasem. Imbasnya akan dirasakan ketika penyelenggara pemungutan suara menetapkan daerah pemilihan (dapil). ”Penduduk yang menetap di tempat pengungsian dalam jangka waktu yang lama, akan berpengaruh pada jumlah alokasi kursi di daerah asalnya,”ungkap Ketua KPU Karangasem, I Made Arnawa saat membuka Fokus Group Discution (FGD), penataan dapil dan alokasi kursi DPRD (12/12) di Vila Ujung Resort. Arnawa menjelaskan jumlah penduduk merupakan barometer untuk penataan dapil. Seiring bertambahnya jumlah penduduk di satu wilayah akan mempengaruhi komposisi jumlah kursi di legeslatif. Penataan daerah pemilihan menurutnya bisa dilakukan apabila ada sebab yang menjadi alasan KPU Republik Indonesia menata kembali keterwakilan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari daerah bersangutan. Mengacu pada daftar agregat kependudukan per kecamatan (DAK2 tahun 2017 semester I jumlah penduduk Krangasem yakni 545.389 jiwa. Setelah situasi awas bencana ditetapkan desa yang ditetapkan KRB 2 dan 3 sedikitnya 142.000 orang terpaksa diungsikan dari daerah asalnya. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Arimbawa menegaskan kawasan radius 10 kilometer dari puncak kawah harus dikosongkan atau bebas dari aktifitas masyarakat karena akan berdampak langsung ketika Gunung Agung terjadi bencana erupsi.”Kawasan rawan bencana harus bebas dari aktifitas masyarakat,”ujarnya. Sejumlah pimpinan partai politik yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan pendapat beragam, sebagian menginginkan tetap 5 daerah pemilihan seperti sebelumnya, sementara sisanya menginginkan berubah menjadi 8 dapil sesuai jumlah kecamatan di Karangasem. Asisten III Pemkab Karangasem, I Wayan Purna yang juga hadir dalam kegiatan tersebut berharap dalam proses penataan daerah pemilihan nantinya dilakukan sosialisasi untuk menyerap harapan masyarakat Karangasem.(rah)


Oleh : kpukarangasem | 12 Desember 2017 | Dibaca : 384 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Hubungi Kami
KPUKarangasem Skype Meâ„¢!
Skype Meâ„¢!
Jajak Pendapat
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Website Resmi KPU Karangasem?
Twitter